Jumat, 07 Juni 2013

Meski dompet menipis, MEROKOK tetap AKSIS




          Sudah tidak asing lagi dengan asap rokok yang sungguh tidak mengenakan setiap kali kita dekat dengan orang yang mengisap rokok. Mungkin itulah kenikmatan yang hanya dirasakan sendiri bagi seorang perokok, tanpa memikirkan perasaan orang lain. 

Mereka yang suka merokok tidak peduli dengan kesehatan mereka. Padahal sudah sangat jelas akan bahaya rokok, bahwa rokok dapat mengakibatkan serangan jantung, membusukkan paru-paru, dan merusak memori otak. Sungguh efek samping yang luar biasa bagi seorang perokok. Bahkan peringatannya pun tertulis langsung pada bungkus rokok. Tetapi peringatan itu sama sekali tidak ada maknanya, dan hanya bagaikan angin lalu.

Bila sudah keseringan merokok, maka akibatnya akan sangat fatal. Biasanya memang sulit sekali untuk menghentikan kebiasaan merokok. Apalagi pada era globalisasi ini malah semakin meningkat produk rokok, dan sulit untuk dihindari.

Seorang perokok itu egois, dan lebih mementingkan diri sendiri. Sebab, dia menghambur-hamburkan uang demi kebutuhannya sendiri, dan hanya untuk kenikmatannya sendiri. Meski harga rokok sudah melonjak tinggi, para konsumen rokok tidak peduli berapapun mereka harus mengeluarkan kocek. Tidak peduli meski sedang bokek atau uang sedang menipis, yang penting mereka tetap aksis merokok. Seolah-olah rokok adalah barang yang wajib dibeli dalam keadaan apapun.

Sarannya yang pasti mulai dari sekarang berhentilah merokok. Karena, selain dapat mengurangi uang saku, merokok juga dapat mengurangi kesehatan dan bahkan dapat mengurangi usia.  :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar